Surat tilang slip biru

Perbedaan Surat Tilang Merah dan Biru

Tilang atau tindakan langsung yang dilakukan oleh kepolisian merupakan hal yang paling tidak disukai oleh para bikers, namun sadar atau tidak memang proses tilang tidak akan terjadi jika kita tidak melanggar peraturan kepolisian lalu lintas. nah untuk para biker yang sudah pernah ditilang Apakah kalian tahu perbedaan surat tilang merah dan biru?

Fungsi yang menjadi perbedaan surat tilang merah dan Biru

Surat Tilang Biru

Surat tilang biru diberikan kepada pengendara jika mengakui kesalahan yang dilakukan, sehingga tidak perlu diadakan sidang dan tinggal membayar denda yang telah ditentukan.

Merujuk dari situs resmi Kepolisian RI polri.go.id, polisi yang memberhentikan pelanggar wajib menyapa dengan sopan serta menunjukan jati diri dengan jelas. Polisi harus menerangkan dengan jelas kepada pelanggar apa kesalahan yang terjadi, pasal berapa yang telah dilanggar dan tabel berisi jumlah denda yang harus dibayar oleh pelanggar. Pelanggar dapat memilih menerima kesalahan dan memilih untuk menerima slip biru, kemudian membayar denda di BRI tempat kejadian dan mengambil dokumen yang ditahan.

Surat Tilang Merah

Sedangkan surat tilang merah akan diberikan pada pengendara yang menolak kesalahan yang didakwakan, jadi masih akan disidangkan apakah benar benar melanggar atau tidak, jadi ada kemungkinan tidak mendapat denda.

Jika pelanggar menolak kesalahan yang didakwakan dan meminta sidang pengadilan serta menerima slip merah. Pengadilan kemudian yang akan memutuskan apakah pelanggar bersalah atau tidak, dengan mendengarkan keterangan dari polisi bersangkutan dan pelanggar dalam persidangan di kehakiman setempat, pada waktu yang telah ditentukan (biasanya 5 sampai 10 hari kerja dari tanggal pelanggaran).

Baca juga solusi jika surat tilang hilang di website riderbaik.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *